Kata Pengantar
Puji syukur
penulis ucapkan kehadirat Allah SWT atas berhasilnya penyusunan makalah ini.
Dalam makalah ini penulis ingin menyampaikan sedikit ilmu mengenai Model-model
Sistem. Model Sistem sebagai
suatu bahasan dalam IMK (Interaksi Manusia dan Komputer) member suatu
pembelajaran bagaimana menciptakan sistem yang bukan hanya menarik bagi user
tapi juga memiliki kemudahan dalam segala aspek. Oleh karena itu analisis tugas
dalam IMK member gambaran bagi kita bagaimana membuat sistem yang user friendly
itu
Makalah
ini berisi beberapa hal mengenai model sistem dan sumber-sumber informasi yang
dapat membantu kelancaran membuat sebuah sistem. Untuk lebih jelasnya akan
penulis jelaskan dalam makalah ini, semoga makalah ini dapat bermanfaat
bagi pembaca. Atas perhatian dari pembaca penulis ucapkan terimakasih.
Bukittinggi, November 2014
Penulis
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Interaksi
manusia dan komputer memiliki titik berat dalam membuat suatu sistem yang ramah
terhadap pengguna atau user. Didalamnya terdapat suatu rumusan analisis tugas
yang berfungsi untuk mengidentifikasi keinginan user yang akan dituangkan
kedalam sebuah sistem. Model sistem yang berfungsi untuk mengidentifikasi
keinginan user yang akan dituangkan kedalam sebuah sistem. Model sistem itu
sendiri memiliki pengertian yaitu bagaimana pengguna mampu mempelajari sistem
dan memanfaatkan sistem secara optimal.
B.
Rumusan
Masalah
Dari latar belakang masalah diatas
dapat dirumuskan maslah sebagai berikut:
1.
Apa
pengertian model sistem ?
2.
Apa
itu formalisasi standar?
3.
Apa
saja model dari interaksi?
4.
Apa
maksu dari analisis status/kejadian ?
C.
Tujuan
Dari rumusan masalah diatas tujuan
yang didapat adalah: Untuk memaparkan dan menjelaskan tentang model sistem
beserta semua yang terkait dalam analisis model sistem.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Model Sistem
Interaksi manusia dan komputer
adalah sebuah hubungan antar manusia dan komputer yang mempunyai karakteristik
tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem
yang menggunakan sebuah antarmuka (interface) kepada komputer diberikan data
yang umumnya berupa deretan angka dan huruf, kemudian diolah didalam komputer
yang menjadi keluaran sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia. Tanpa
disadari kita manusia (user) telah berinteraksi atau berdialog dengan sebuah
benda (layar monitor), yaitu dalam bentuk menekan tombol berupa angka dan huruf
yang ada pada keyboard atau melakukan satu sentuhan kecil pada mouse. Yang
kemudian hasil inputan ini akan berubah menjadi bentuk informasi atau data yang
seperti diharapkan manusia, dengan tampilnya informasi baru tersebut pada layar
monitor atau bahkan mesin cetak. Model interaksi membantu kita untuk memahami
apa yang terjadi pada interaksi antar pengguna (user) dan sistem.
Model mengakomodasi apa yang diinginkan pengguna (user) dan yang
dilakukan sistem. Terdapat beberapa model sistem interaksi yang berpengaruh pada
sistem interaksi manusia dan komputer yang pada umumnya.
B.
Formalisasi
Standard
1.
Notasi formal untuk komunikasi
Spesifikasi dapat dibuat
sebagai bahasa yang ‘umum’ antar tim desain, desainer dan pembuat sistem. Ide2
tentang tampilan layar dapat dengan muda divisualisasikan denganbantuan paket2
untuk menggambar (drawing tool), tetapi perilaku sistem yang dinamis
sulit dikomunikasikan.
2.
Notasi Formal untuk analisa
Spesifikasi formal dapat
dianalisa dalam berbagai cara :
♦Periksa konsistensi
internal,
Lihat jika setiap statement dibuat dalam satu bagian
yang saling berkontradiksi. Contoh : umumnya tidak memungkinkan membangun
system yang sesuai dengan properti antara teori dan praktek.
♦ Periksa konsistensi
eksternal,
Yang berhubugan dengan
program (bukan keuntungan dalam IMK). Tugas verifikasi ini merupakan keuntungan
dari spesifikasi formal dari sudut pandang RPL.
♦ Periksa konsistensi
eksternal
Yang berhubungan dengan
kebutuhan-kebutuhan, beberapa diantaranya seperti property keamanan, sistem
khusus, dll. Kebutuhan lainnya tentang system khusus misalnya fungsi yang dapat
diakses hanya dengan penekanan kurang dari 3 keystrok.
3.
Notasi Berorientasi Model
Menyediakan software
enginer menggambarkan dan alasan tentang komponen software yang menggunakan
konstruksi matematika seperti konstruksi yang digunakan dalam bahasa
pemrograman. Notasi matematika ini menggambarkan perilaku dari system software
yang didekatkan dengan bagaimana diprogramkan.
4.
Simple Sets
Set yang paling
sederhana (standard) : R = bilangan real, Z = bilangan integer, N = bilangan
asli. Yang non standard didefinisikan sebagai set baru dengan melisting
angka-angka finite dari nilai yang mungkin dari set tersebut. Misal bentuk2
geometri dalam grafik.
C.
Model-model Interaksi
Penggunaan model interaksi dapat membantu kita memahami
proses interaksi dan mengidentifikasi hal-hal yang dapat menyebabkan kegagalan.
Beberapa model dalam sistem interaksi, yang dimaksud dengan model disini
adalah model yang dapat dikategorikan
menurut jenis, dimensi, fungsi, tujuan pokok pengkajian atau derajad
keabstrakannya. Terdapat 3 model yaitu sebagai berikut :
1. Model Ikonik
Model ikonik adalah perwakilan fisik dari beberapa hal
baik dalam bentuk ideal ataupun dalam skala yang berbeda.Model ikonik mempunyai
karakteristik yang sama dengan hal yang diwakili, dan terutama amat sesuai
untuk menerangkan kejadian pada waktu yang spesifik. Model ikonik dapat
berdimensi dua (foto, peta, cetak biru) atau tiga dimensi (prototip mesin,
alat).
2. Model Analog (Model Diagramatik)
Model analog, yaitu keadaan berubah menurut waktu. model
ini lebih sering dipakai daripada model ikonik karena kemampuannya untuk
mengetengahkan karakteristik dari kejadian yang dikaji. Model analog banyak
berkesusuaian dengan penjabaran hubungan kuantitatif antara sifat dan klas-klas
yang berbeda. Dengan melalui transformasi sifat menjadi analognya, maka
kemampuanmembuat perubahan dapat ditingkatkan.
3. Model Simbolik (Model Matematik)
Format model simbolik dapat berupa bentuk angka, simbol, dan rumus. Jenis
model simbolik yang umum dipakai adalah suatu persamaan (equation). Bentuk
persamaan adalah tepat, singkat, dan mudah dimengerti. Simbol persamaan tidak
saja mudah dimanipulasi daripada kata-kata, namun juga lebih cepat ditangkap
maksudnya. Suatu persamaan adalah bahasa universal pada penelitian operasional
dan ilmu sistem, dimana dipakai suatu logika simbolis
D.
Analisa status/kejadian
Perbedaan status dan
event adalah being and doing. Status yang selalu memiliki nilai yang dapat
di-refer. Event merupakan kejadian pada saat tertentu. Analisis status event
ini yang terlihat di layer sistem yang berbeda, user layer (presentasi),
dialog, dan aplikasi. Pencarian event tercapai di setiap level dan status berubah
pada setiap level.
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Model Sistem adalah bagaimana
manusia melaksanakan tugas yang ada dengan model apa saja yang bisa mempermudah
dalam melakukan kegiatannya didalam sistem, mulai dari apa saja yang dilakukan,
dan peralatan yang menunjang, dan hal-hal apa saj yang mereka perlu ketahui.
Model Sistem memiliki ruang lingkup yang luas. Selain meliputi tugas-tugas yang
melibatkan penggunaan computer, model sistem juga memodelkan aspek-aspek sistem
agar bisa dinikmati di dunia nyata baik yang menjadi bagian maupun tidak dalam
sistem komputer. Namun kadangkala kita harus kembali melihat sumber data
tersebut dengan pertanyaan dan pandangan baru. Pada prakteknya, keterbatasan
waktu biaya menyebabkan seorang analisis model sistem berusaha mengumpulkan
data yang relevan secepat dan seekonomis mungkin.
B.
Saran
Seorang analisis model sistem harus dapat memaksimumkan penggunaan
sumber informasi murah yang sudah ada sebelum melakukan pengumpulan data yang
memakan biaya.
DAFTAR PUSTAKA