Materi 8 (Model-Model Sistem)




             Kata Pengantar
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT atas berhasilnya penyusunan makalah ini. Dalam makalah ini penulis ingin menyampaikan sedikit ilmu mengenai Model-model Sistem. Model Sistem sebagai suatu bahasan dalam IMK (Interaksi Manusia dan Komputer) member suatu pembelajaran bagaimana menciptakan sistem yang bukan hanya menarik bagi user tapi juga memiliki kemudahan dalam segala aspek. Oleh karena itu analisis tugas dalam IMK member gambaran bagi kita bagaimana membuat sistem yang user friendly itu
Makalah ini berisi beberapa hal mengenai model sistem dan sumber-sumber informasi yang dapat membantu kelancaran membuat sebuah sistem. Untuk lebih jelasnya akan penulis jelaskan dalam makalah ini, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Atas perhatian dari pembaca penulis ucapkan terimakasih.



                                                                 Bukittinggi,  November  2014
                                                                                               
                                                                                                 Penulis





BAB I
PENDAHULUAN
A.                Latar Belakang Masalah

            Interaksi manusia dan komputer memiliki titik berat dalam membuat suatu sistem yang ramah terhadap pengguna atau user. Didalamnya terdapat suatu rumusan analisis tugas yang berfungsi untuk mengidentifikasi keinginan user yang akan dituangkan kedalam sebuah sistem. Model sistem yang berfungsi untuk mengidentifikasi keinginan user yang akan dituangkan kedalam sebuah sistem. Model sistem itu sendiri memiliki pengertian yaitu bagaimana pengguna mampu mempelajari sistem dan memanfaatkan sistem secara optimal.


B.                 Rumusan Masalah

Dari latar belakang masalah diatas dapat dirumuskan maslah sebagai berikut:
1.      Apa pengertian model sistem ?
2.      Apa itu formalisasi standar?
3.      Apa saja model dari interaksi?
4.      Apa maksu dari analisis status/kejadian ?


C.                Tujuan

Dari rumusan masalah diatas tujuan yang didapat adalah: Untuk memaparkan dan menjelaskan tentang model sistem beserta semua yang terkait dalam analisis model sistem.




BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Model Sistem
Interaksi manusia dan komputer adalah sebuah hubungan antar manusia dan komputer yang mempunyai karakteristik tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem yang menggunakan sebuah antarmuka (interface) kepada komputer diberikan data yang umumnya berupa deretan angka dan huruf, kemudian diolah didalam komputer yang menjadi keluaran sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia. Tanpa disadari kita manusia (user) telah berinteraksi atau berdialog dengan sebuah benda (layar monitor), yaitu dalam bentuk menekan tombol berupa angka dan huruf yang ada pada keyboard atau melakukan satu sentuhan kecil pada mouse. Yang kemudian hasil inputan ini akan berubah menjadi bentuk informasi atau data yang seperti diharapkan manusia, dengan tampilnya informasi baru tersebut pada layar monitor atau bahkan mesin cetak. Model interaksi membantu kita untuk memahami apa yang terjadi pada interaksi antar pengguna (user) dan sistem.
Model mengakomodasi apa yang diinginkan pengguna (user) dan yang dilakukan sistem. Terdapat beberapa model sistem interaksi yang berpengaruh pada sistem interaksi manusia dan komputer yang pada umumnya.

B.     Formalisasi Standard
1.      Notasi formal untuk komunikasi
Spesifikasi dapat dibuat sebagai bahasa yang ‘umum’ antar tim desain, desainer dan pembuat sistem. Ide2 tentang tampilan layar dapat dengan muda divisualisasikan denganbantuan paket2 untuk menggambar (drawing tool), tetapi perilaku sistem yang dinamis sulit dikomunikasikan.

2.      Notasi Formal untuk analisa
Spesifikasi formal dapat dianalisa dalam berbagai cara :
♦Periksa konsistensi internal,
Lihat jika setiap statement dibuat dalam satu bagian yang saling berkontradiksi. Contoh : umumnya tidak memungkinkan membangun system yang sesuai dengan properti antara teori dan praktek.
♦ Periksa konsistensi eksternal,
Yang berhubugan dengan program (bukan keuntungan dalam IMK). Tugas verifikasi ini merupakan keuntungan dari spesifikasi formal dari sudut pandang RPL.
♦ Periksa konsistensi eksternal
Yang berhubungan dengan kebutuhan-kebutuhan, beberapa diantaranya seperti property keamanan, sistem khusus, dll. Kebutuhan lainnya tentang system khusus misalnya fungsi yang dapat diakses hanya dengan penekanan kurang dari 3 keystrok.

3.      Notasi Berorientasi Model
Menyediakan software enginer menggambarkan dan alasan tentang komponen software yang menggunakan konstruksi matematika seperti konstruksi yang digunakan dalam bahasa pemrograman. Notasi matematika ini menggambarkan perilaku dari system software yang didekatkan dengan bagaimana diprogramkan.

4.      Simple Sets
Set yang paling sederhana (standard) : R = bilangan real, Z = bilangan integer, N = bilangan asli. Yang non standard didefinisikan sebagai set baru dengan melisting angka-angka finite dari nilai yang mungkin dari set tersebut. Misal bentuk2 geometri dalam grafik.

C.     Model-model Interaksi
Penggunaan model interaksi dapat membantu kita memahami proses interaksi dan mengidentifikasi hal-hal yang dapat menyebabkan kegagalan.
Beberapa model dalam sistem interaksi, yang dimaksud dengan model disini adalah model yang  dapat dikategorikan menurut jenis, dimensi, fungsi, tujuan pokok pengkajian atau derajad keabstrakannya. Terdapat 3 model yaitu sebagai berikut :

1. Model Ikonik
Model ikonik adalah perwakilan fisik dari beberapa hal baik dalam bentuk ideal ataupun dalam skala yang berbeda.Model ikonik mempunyai karakteristik yang sama dengan hal yang diwakili, dan terutama amat sesuai untuk menerangkan kejadian pada waktu yang spesifik. Model ikonik dapat berdimensi dua (foto, peta, cetak biru) atau tiga dimensi (prototip mesin, alat).
2. Model Analog (Model Diagramatik)
Model analog, yaitu keadaan berubah menurut waktu. model ini lebih sering dipakai daripada model ikonik karena kemampuannya untuk mengetengahkan karakteristik dari kejadian yang dikaji. Model analog banyak berkesusuaian dengan penjabaran hubungan kuantitatif antara sifat dan klas-klas yang berbeda. Dengan melalui transformasi sifat menjadi analognya, maka kemampuanmembuat perubahan dapat ditingkatkan.
3. Model Simbolik (Model Matematik)
Format model simbolik dapat berupa bentuk angka, simbol, dan rumus. Jenis model simbolik yang umum dipakai adalah suatu persamaan (equation). Bentuk persamaan adalah tepat, singkat, dan mudah dimengerti. Simbol persamaan tidak saja mudah dimanipulasi daripada kata-kata, namun juga lebih cepat ditangkap maksudnya. Suatu persamaan adalah bahasa universal pada penelitian operasional dan ilmu sistem, dimana dipakai suatu logika simbolis

D.    Analisa status/kejadian
Perbedaan status dan event adalah being and doing. Status yang selalu memiliki nilai yang dapat di-refer. Event merupakan kejadian pada saat tertentu. Analisis status event ini yang terlihat di layer sistem yang berbeda, user layer (presentasi), dialog, dan aplikasi. Pencarian event tercapai di setiap level dan status berubah pada setiap level.



BAB III
PENUTUP

A.                                    Kesimpulan
Model Sistem adalah bagaimana manusia melaksanakan tugas yang ada dengan model apa saja yang bisa mempermudah dalam melakukan kegiatannya didalam sistem, mulai dari apa saja yang dilakukan, dan peralatan yang menunjang, dan hal-hal apa saj yang mereka perlu ketahui. Model Sistem memiliki ruang lingkup yang luas. Selain meliputi tugas-tugas yang melibatkan penggunaan computer, model sistem juga memodelkan aspek-aspek sistem agar bisa dinikmati di dunia nyata baik yang menjadi bagian maupun tidak dalam sistem komputer. Namun kadangkala kita harus kembali melihat sumber data tersebut dengan pertanyaan dan pandangan baru. Pada prakteknya, keterbatasan waktu biaya menyebabkan seorang analisis model sistem berusaha mengumpulkan data yang relevan secepat dan seekonomis mungkin.

B.                                    Saran
Seorang analisis model sistem harus dapat memaksimumkan penggunaan sumber informasi murah yang sudah ada sebelum melakukan pengumpulan data yang memakan biaya.




DAFTAR PUSTAKA

Out Of Topic