BAB I
PENDAHULUAN
- Latar Belakang
Untuk
mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas diperlukan manajemen pendidikan
yang dapat memobilisasi segala sumber daya pendidikan. Manajemen pendidikan itu
terkait dengan manajemen peserta didik yang isinya merupakan pengelolaan dan
juga pelaksanaannya. Fakta-fakta dilapangan ditemukan sistem pengelolaan anak
didik masih menggunakan cara-cara konvensional dan lebih menekankan
pengembangan kecerdasan dalam arti yang sempit dan kurang memberi perhatian
kepada pengembangan bakat kreatif peserta didik. Padahal Kreativitas disamping
bermanfaat untuk pengembangan diri anak didik juga merupakan kebutuhan akan
perwujudan diri sebagai salah satu kebutuhan paling tinggi bagi manusia.
Penyelenggaraan
pendidikan saat ini harus diupayakan untuk memberikan pelayanan khusus kepada
peserta didik yang mempunyai kreativitas dan juga keberbakatan yang berbeda
agar tujuan pendidikan dapat diarahkan menjadi lebih baik.
Dalam pendidikan, siswa merupakan
titik fokus yang strategis karena kepadanyalah bahan ajar melalui sebuah proses
pengajaran diberikan. Sebagai seorang manusia menjadi sebuah aksioma bahwa
peserta didik mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, mereka unik
dengan seluruh potensi dan kapasitas yang ada pada diri mereka dan keunikan ini
tidak dapat diseragamkan dengan satu aturan yang sama antara peserta didik yang
satu dengan peserta didik yang lain, para pendidik dan lembaga sekolah harus
menghargai perbedaan yang ada pada diri mereka.
BAB II
ANALISA TUGAS
A. Pengertian Analisi Tugas
Analisi tugas merupakan sesuatu yang sangat penting dalam pembahasan
interaksi manusia dan komputer karena berkonsentrasi pada performance kerja.
Analisis
tugas merupakan suatu metode untuk menganalisis pekerjaan manusia, apa yang dikerjakan, dengan apa mereka bekerja
dan apa yang harus diketahui. Contoh, apa
saja tugas yang harus dilakukan waktu membersihkan Rumah ?
B. Teknik Analisa Tugas
Teknik analisa tugas dibagi menjadi tiga bagian, antara lain :
1.
Dekomposisi
Tugas
2.
Analisis
berbasis Pengetahuan
3.
Teknik berbasis
relasi entitas
Perbedaan antara teknik analisis tugas dengan teknik yang lain adalah
bahwa teknik anlisis tugas memiliki ruang lingkup yang luas. Selain meliputi
tugas- tugas yang melibatkan pengguna komputer, analisis tugas juga memodelkan
aspek- aspek dunia nyata baik yang menjadi bagian maupun tidak menjadi bagian
sistem komputer.
C. Dekomposisi Tugas
Dekomposisi Tugas merupakan memisahkan tugas ke dalam urutan sub-tugas,
bertujuan untuk menjelaskan aksi yang dilakukan manusia, menstrukturkan tugas
dalam hierarki sub-tugas dan menjelaskan urutan dari sub-tugas.
HTA (Hierarchical Task Analysis) adalah metode ekonomis dalam
mengumpulkan dan pengorganisasian informasi karena analisis hanya perlu
mengembangkan bagian dari hierarki yang dibutuhkan
D. Sumber Informasi
Sumber informasi merupakan penyedia
sekumpulan informasi yang telah di kelompokan berdasarkan masing – masing
kategori . sumber informasi bisa berupa Perpustakaan, Majalah, Surat Kabar dan
Website. Dikalangan masyarakat saat ini dimana persaingan bisnis begitu keras,
dengan keadaan seperti itu tentunya beberapa kalangan masyarakat yang
berfikiran maju berusaha untuk memenuhi kebutuhan akan informasi sebagai syarat
bersaing dalam pasar global ini, dan Internet merupakan salah satu alterinatif
baik untuk media pencari dan penyebar informasi dalam pasar global. Dengan
media internet
Contoh sumber informasi
Ada beberapa sumber informasi internet yang sudah umum di kalangan
masyarakat berikut contohnya :
1.
Wikipedia.org
2.
Detik.com
3.
Kaskus.us dan
masih banyak lagi sumber informasi lainnya
E. Dokumentasi
Dokumentasi
merupakan sumber data yang mudah didapat adalah dokumntasi yang ada di organisasi, seperti buku manual, buku
intruksi, materi training dan lain sebagainya.
F. Observasi
Observasi
baik secara formal maupun informal perlu dilakukan jika seorang analis ingin mengetahui kondisi dari pekerjaan
tugas. Observasi dapat dilakukan di lapangan
atau dalam sebuah laboratorium.
Observasi
juga dapat dilakukan secara aktif dengan memberikan pertanyaan atau secara pasif dengan hanya memperhatikan
objek ketika sedang bekerja.
G. Interview (wawancara)
Interview
meupakan bertanya pada seorang ahli pada bidang tugas yang kan dianalisis sering merupakan cara yang cepat
untuk mendapatkan informasi mengenai suatu
tugas. Ahli tersebut bisa saja manager, supervisor, atau staf yang memang mengerjakan tugas tersebut.
H. Manual dan Dokumentasi
Prosedur manual dengan melakukan deskipsi HTA,
berguna untuk pemula ekstrim atau
jika domain terlalu sulit dan diasumsikan semua tugas telah diketahui.